Surabaya Juara Umum dengan Perolehan 8 emas

Senin, 09 Januari 2012 0 komentar

SURABAYA – Kontingen Kota Surabaya masih terlalu kuat dan mendominasi Kejuaraan Daerah Pekan Pencak Silat Pelajar (P2SP) yang berakhir kemarin (1/1). Surabaya menjadi juara umum dengan raihan delapan emas, tiga perak, dan empat perunggu.
Pada ajang yang diadakan di Auditorium Kampus C Universitas Airlangga itu, atlet-atlet pencak silat Surabaya memang masih terlalu tangguh dibandingkan atlet-atlet daerah lainnya. Setidaknya dari perolehan perolehan medali. Kontingen Bondowoso yang berada di posisi runner-up “hanya” bisa menghasilkan tiga emas dan satu perunggu. Sedangkan Bangkalan yang berada di posisi ketiga mendapatkan dua emas, tiga perak, dan dua perunggu.
Meski menjadi juara umum, Surabaya tidak mewakilkan satu pun pesilat terbaik. Pada sektor putra, pesilat Kabupaten Blitar Moh Thofik menjadi pesilat terbaik. Sedangkan Yusi Eka Rahma dari Kabupaten Bondowoso menjadi yang terbaik pada kategori putri. Delapan emas Surabaya didapatkan secara merata. Empat emas dari kateori tanding, sedangkan empat emas dari Tunggal Ganda Regu (TGR).
Febri Setiaji Ansori meraih emas pada kelas D nomor tanding putra. Lalu ada Fatchur Rohman di kelas A tanding. Pada sektor putri Dhinar Ijthida Eldyza meraih emas pada kategori tanding putra. Sedangkan Silvia Saputri menang di kelas F tanding. Sisanya disumbangkan Dufron Faros Novian P (tunggal putra), lalu Ayu Kristanti (tunggal putri). Pada ganda putra ada nama Harun Fikri dan Alan Andriono. Emas terakhir Surabaya datang dari beregu putri atas nama Qiqi Rahmawati, Almasitha Eki Sadita, dan Aulia Nurlayli Faj”riyani.

Manajer Kontingen Surabaya Zakaria mengaku sangat bersyukur dengan hasil yang dicapai para pesilat pelajar Surabaya. Padahal sebelum kejuaraan, Surabaya hanya menargetkan bisa mendapatkan empat medali emas. “Ini tidak lepas dari sumbangsih semua pihak. Terutama perguruan silat di Surabaya,” kata Zakaria. Ketua Harian IPSI Jatim Supratomo mengatakan bangga dengan atlet pencak silat yang sudah berlaga pada ajang itu. Dia yakin bibit-bibit handal dari Jatim akan bermunculan. “Kami akan terus melakukan pembibitan secara berjenjang dan berkelanjutan. Sehingga nantinya bibit-bibit pesilat pelajar ini akan moncer di kancah nasional dan internasional,” ujarnya. (nur/ruk)

0 komentar:

Posting Komentar