Pretasi akhir tahun dipersembahkan kontingen pencak silat Surabaya di ajang pencak silat antarPelajar se Jatim yang berlangsung 27-31 Desember di Audotorium Kampus C Unair dengan merebut juara umum. Tim pencak silat Surabaya berhasil juara umum setelah merebut 8 emas 3 perak 4 perunggu. Disusul kontingen pencak silat Bondowoso degan mengumpulkan 3 emas 1 perunggu dan posisi ke tiga kontingen Bangkalan meraih 2 emas 3 perak dan 2 perunggu.
Ke 8 medali emas kontingen Surabaya dipersembahkan 4 pesilat di nomor tanding putra Febri Setiaji Ansori di kelas D dan kelas I atas nama M Fatchur Rohman A, di kategori tanding bagian putri di kelas E dhinar Ijthida Eldvza E. Kelas F putri atas nama Silvia Saputri, dan 4 emas di kategori TGR (Tunggal Ganda Regu) Tunggal putra atas nama Dufron Faros Novian P, tunggal putrid Ayu Kristanti, ganda putra Harun Fikri dan Alan Andriono. Dan regu putrid Qiqi Rahmawati, Almasitha Eki Sadita dan Aulia Nurlayli Faj’riyani.
Di event ini juga dinobatkan peserta terbaik, untuk putra diraih pesilat asal kabupaten Blitar Moh Thofik dan pesilta terbaik putri diraih Yusi Eka Rahma PA asal Kabupaten Bondowoso.
Kejurda pencak silat antarpelajar yang ditutup Ketua Harian IPSI Jatim, Dr Supratomo Msi, mengatakan, Kejurda antarpelajar yang diselenggarakan Pengprop IPSI Jatim ini merupakan event yang bersejarah bagi Jatim maupun bagi para pesilat pelajar. "Karena diantara kalian nantinya sudah menjadi juara dunia, juara SEA Games, juara PON atau pada 2013 mendatang menjadi peraih emas PON remaja kalian akan tercatat sebagai pesilat yang dilahirkan oleh kejurda antar pelajar," katanya.
"Para pesilat pelajar yang bertanding pada event ini memiliki peluang yang besar untuk nantinya menjadi juara dunia, juara SEA Games, juara PON, meraih medali emas pada berbagai kejuaraan tingkat nasional dan internasional, karena event ini di rancang oleh IPSI Jatim untuk mengantar para pesilat pelajar menjadi pesilat tangguh di masa depan," imbuhnya.
Menurutnya, Pengprop IPSI Jatim telah mendesign system pembinaan dan pengembangan pencak silat secara terpadu, berjenjang berkelanjutan dan berbasis iptek.
"Mari kita jaga tradisi juara bagi pencak silat Jatim di tingkat nasional maupun internasional, kalau sekarang para senior telah meraih supremasi dunia maka pewarisnya para pesilat pelajar nantinya pewarisnya meraih prestasi internasional," tuturnya
Sementara itu manajer kontingen Surabaya zakaria SPd mengatakan, dirinya sangat bersyukur dengan hasil yang dicapai pesilat pelajar Surabaya berhasil menjadi juara umum di event yang baru pertama kali digelar.
”kami sangat bergembira karena hasilnya mampu melampaui target, target kami 4 medali emas ternyata pesilat pelajar Surabaya mencapai 8 medali emas hal yang luar biasa di capai pesilat pelajar Surabaya, mudah-mudahan pesilat pelajar Surabaya nantinya menjadi pesilat handal bagi Surabaya dan Jatim di masa mendatang”,pungkasnya.
Ke 8 medali emas kontingen Surabaya dipersembahkan 4 pesilat di nomor tanding putra Febri Setiaji Ansori di kelas D dan kelas I atas nama M Fatchur Rohman A, di kategori tanding bagian putri di kelas E dhinar Ijthida Eldvza E. Kelas F putri atas nama Silvia Saputri, dan 4 emas di kategori TGR (Tunggal Ganda Regu) Tunggal putra atas nama Dufron Faros Novian P, tunggal putrid Ayu Kristanti, ganda putra Harun Fikri dan Alan Andriono. Dan regu putrid Qiqi Rahmawati, Almasitha Eki Sadita dan Aulia Nurlayli Faj’riyani.
Di event ini juga dinobatkan peserta terbaik, untuk putra diraih pesilat asal kabupaten Blitar Moh Thofik dan pesilta terbaik putri diraih Yusi Eka Rahma PA asal Kabupaten Bondowoso.
Kejurda pencak silat antarpelajar yang ditutup Ketua Harian IPSI Jatim, Dr Supratomo Msi, mengatakan, Kejurda antarpelajar yang diselenggarakan Pengprop IPSI Jatim ini merupakan event yang bersejarah bagi Jatim maupun bagi para pesilat pelajar. "Karena diantara kalian nantinya sudah menjadi juara dunia, juara SEA Games, juara PON atau pada 2013 mendatang menjadi peraih emas PON remaja kalian akan tercatat sebagai pesilat yang dilahirkan oleh kejurda antar pelajar," katanya.
"Para pesilat pelajar yang bertanding pada event ini memiliki peluang yang besar untuk nantinya menjadi juara dunia, juara SEA Games, juara PON, meraih medali emas pada berbagai kejuaraan tingkat nasional dan internasional, karena event ini di rancang oleh IPSI Jatim untuk mengantar para pesilat pelajar menjadi pesilat tangguh di masa depan," imbuhnya.
Menurutnya, Pengprop IPSI Jatim telah mendesign system pembinaan dan pengembangan pencak silat secara terpadu, berjenjang berkelanjutan dan berbasis iptek.
"Mari kita jaga tradisi juara bagi pencak silat Jatim di tingkat nasional maupun internasional, kalau sekarang para senior telah meraih supremasi dunia maka pewarisnya para pesilat pelajar nantinya pewarisnya meraih prestasi internasional," tuturnya
Sementara itu manajer kontingen Surabaya zakaria SPd mengatakan, dirinya sangat bersyukur dengan hasil yang dicapai pesilat pelajar Surabaya berhasil menjadi juara umum di event yang baru pertama kali digelar.
”kami sangat bergembira karena hasilnya mampu melampaui target, target kami 4 medali emas ternyata pesilat pelajar Surabaya mencapai 8 medali emas hal yang luar biasa di capai pesilat pelajar Surabaya, mudah-mudahan pesilat pelajar Surabaya nantinya menjadi pesilat handal bagi Surabaya dan Jatim di masa mendatang”,pungkasnya.
Sumber : Kominfo Jatim

0 komentar:
Posting Komentar